PERNYATAAN SIKAPATAS PERMEN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI RI NO. 30 TAHUN 2021 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sehubungan dengan telah dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, maka kami, Gerakan Indonesia Beradab, yang menghimpun lebih dari 200 organisasi masyarakat pengusung nilai-nilai Pancasila, memiliki pandangan, sebagai berikut:

Pertama, istilah Kekerasan Seksual itu sendiri sudah ditolak di DPR, sedangkan istilah yang digunakan dalam Rancangan Undang-Undang adalah Tindak Pidana Seksual. Oleh karena itu, peraturan menteri ini tidak sesuai dengan wacana yang sedang dibahas di DPR. Definisi Kekerasan Seksual sebagaimana yang tercantum pada BAB I Pasal 1 Ayat 1 tentang Ketentuan Umum, yang menyatakan bahwa Kekerasan Seksual terjadi “karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender”, adalah sebuah definisi yang sempit, insinuatif, bias budaya, dan tidak sesuai dengan Pancasila. Sempit, karena mengabaikan sebab-sebab lain dari Tindak Pidana Seksual. Insinuatif, karena sarat dengan nuansa dan kepentingan ideologi feminisme. Bias budaya, karena dalam budaya Indonesia yang berdasarkan Pancasila, pria wanita adalah pasangan yang serasi dan selaras, saling bantu-membantu dalam kehidupan dalam mewujudkan masyarakat yang berkeTuhanan Yang Maha Esa serta Adil dan Beradab.

Kedua, Prinsip-prinsip pencegahan dan penanganan Kekerasan Seksual yang tercantum pada BAB I Pasal 3, yang masih melibatkan prinsip keadilan dan kesetaraan gender (Poin b), adalah istilah yang asing bagi bangsa Indonesia yang dalam sejarahnya selalu menghormati keseimbangan peran pria dan wanita dan tidak ada obsesi untuk apa yang disebut “kesetaraan gender”. Indonesia memiliki pahlawan-pahlawan wanita sejak sebelum kemerdekaan sampai dengan diterimanya presiden wanita. Oleh karena itu, isu “kesetaraan gender” adalah cerminan dari agenda asing.

Ketiga, Rincian Kekerasan Seksual yang dijabarkan pada BAB I Pasal 5 Ayat 2 Poin b, f, g, h, j, l, m, yang mensyaratkan “tanpa persetujuan korban” sebagai indikator tindak pidana seksual, adalah pernyataan yang berkonotasi bahwa syarat utama dalam interaksi seksual hanyalah adanya persetujuan, yang berarti peraturan ini mengadvokasi kebebasan seksual pada kalangan civitas academica (sexual consent). Oleh karena itu, kami, Gerakan Indonesia Beradab, menyatakan dan mengusulkan:

1. Menjadikan Pancasila, lengkap dengan seluruh sila-silanya, sebagai dasar dalam penyusunan peraturan tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Seksual ini;

2. Menjadikan Pancasila sebagai acuan moralitas, norma dan hikmah-kebijaksanaan dalam menetapkan prinsip, standar perilaku dan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, apalagi pada kementerian yang bertanggung jawab terhadap pendidikan dan kebudayaan;

3. Tidak menjadikan hukum dan peraturan sebagai wahana penyusupan bagi paradigma asing yang akan menjadi unsur perusak bagi nilai-nilai keTuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah-kebijaksanaan, dan keadilan sosial;

4. Agar Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 dicabut karena DPR sedang memproses Undang-Undang terkait isu serupa;

5. Tidak menjadikan institusi pendidikan dan kebudayaan, khususnya Perguruan Tinggi, sebagai panggung dan corong bagi ideologi dari paradigma, prinsip, nilai, perilaku dan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa ini, yaitu Pancasila.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ketua Presidium Gerakan Indonesia Beradab,

Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog.

Organisasi masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Beradab (GIB) (diurutkan menurut abjad)

1. Adara Relief
2. Adventure Muslim Indonesia (AIM)
3. AILA (Aliansi Cinta Keluarga)
4. Aisyiyah
5. Ajang Kreativitas Anak dan Seni Indonesia (AKSI)
6. Aksi Insan Nusantara
7. Aku Peduli Pendidikan Indonesia (APPI)
8. Al Faatih Kaafah Nusantara (AFKN)
9. Al Khansa Foundation
10. Al-Irsyad Al-Islamiyah
11. Aliansi Pemuda Islam Indonesia (APII)
12. Aliansi Pemuda Selamatkan Bangsa
13. Aliansi Selamatkan Anak (ASA) Indonesia
14. Asosiasi Ilmuwan Pendidikan Islam Indonesia (AIPII)
15. Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI)
16. Asosiasi Muslim Konselor
17. Asosiasi Psikologi Islam (API)
18. Asosiasi Psikologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSI PTM)
19. AZKA Empowering Center
20. Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI)
21. Badan Penasehatan,Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4)
22. Bintang Revolusi Motivator Academy.
23. Biro Konsultasi dan Pemeriksaan Psikologi UMS.
24. Community Health Nursing Education and Research Center (CHNERC)
25. Dewan Dakwah Kota Tangerang Selatan.
26. Enlighten & Empower
27. Family Empowering Centre (FEC), Yayasan Mustika Bangsa Makassar
28. Forhati
29. Forum Daiyah Bekasi (FORDASI)
30. Forum Indonesia Muda (FIM)
31. Forum Kajian dan Dakwah Islam (FKDI)
32. Forum Psikologi & Sosial Budaya UII
33. Forum Remaja Masjid Sukatani (FRAMES) Depok
34. Forum Risma Muba Bengkulu
35. Forum Saling Sapa
36. Forum Satunusa (FORSAT) – Mustofa
37. Forum Silaturahmi Guru TK-SD Jabodetabek.
38. Forum Silaturahmi Tokoh Majelis Taklim (FORSITMA)
39. Forum Sillaturrahmi Mahasiswa Payakumbuh 50 Kota (FOSMIPA) Sumatera Barat
40. Forum Studi Islam Fak. Ilmu Budaya, Universitas Andalas
41. Forum Ukhuwah Islam (FUI) Sulsel
42. FRENDs Forum Persaudaraan Perempuan dan Anak Indonesia
43. Gerakan Indonesia Mendidik (GIM)
44. Gerakan Menuju Anak Baik Indonesia (GEMABI)
45. Gerakan Nasional Anti Miras
46. Gerakan Peduli Remaja (GPR)
47. Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Putri
48. Gerakan Restorasi Sejarah Islam Indonesia
49. Gesture Institute
50. Halal Forum dan Halal Watch
51. Halal Lifestyle Magazine
52. Hijabers Tanpa JIL
53. Hijabersmoms Community
54. Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)
55. Ikatan Cendekiawan Muslmi se-Indonesia (ICMI)
56. Ikatan Da’i Indonesia (IKADI)
57. Ikatan Keluarga Pesantren Pabelan (IKPP) Magelang.
58. Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Perwakilan Aceh
59. Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (ISWI)
60. Iluni PSKTTI Universitas Indonesia
61. Indonesia Crime Analyst Forum (ICAF)
62. Indonesia Tanpa JIL (ITJ)
63. Institute of Mental Health, Addiction and Neuroscience (IMAN)
64. Islamic Character Development (ICD)
65. Jamaah Sholahuddin UGM
66. Jaringan Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (JPRMI)
67. Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN)
68. Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia
69. Keluarga Alumni Sekolah Guru Indonesia (KASGI)
70. Keluarga Alumni KAMMI
71. Keluarga Mahasiswa Minangkabau
72. Khoiru Ummah Foundation
73. KMKI Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam
74. Komunikasi Parenting Makassar
75. Komunitas Aku Cinta Islam
76. Komunitas Cinta Keluarga Indonesia (KCKI)
77. Komunitas Hafizh on the Street
78. Komunitas Halal Chef
79. Komunitas HeBAT (Home Education)
80. Komunitas Homeschooling Bayti Jannati
81. Komunitas Ibu Profesional
82. Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Solo
83. Komunitas Kampung Robot
84. Komunitas Kompas Syurga
85. Komunitas Kompasurga Odoatiara
86. Komunitas Matsurat (KOMA)
87. Komunitas Myhalalkitchen (MHK)
88. Komunitas OWOJ Pelangi2
89. Komunitas Pejuang Subuh
90. Komunitas Pemuda Soetta 48, Bukittinggi.
91. Komunitas Pencinta Keluarga (KIPIK)
92. Komunitas Penggenggam Hujan UI
93. Komunitas Perempuan Peduli Depok (KPPD)
94. Komunitas Rumahku Surgaku
95. Komunitas Sahiba (Sehat Lahir Batin)
96. Komunitas Sholat Tepat Waktu
97. Komunitas Zikir OnLine SMART (Senyum Al Ma’tsurat)
98. Kongres Buruh Islam Merdeka (KEBIM)
99. KONKRET (Komunitas Guru Kreatif) Sumatera Barat
100. Konsultan Kewarisan Islam AQL Islamic Center.
101. Korps Relawan Ahmad Dahlan
102. LBH Pemuda Persatuan Ummat Islm (PUI)
103. Lembaga Dakwah Salam UI dan Lembaga Dakwah Fakultas se-UI
104. Lembaga Kajian Perempuan Anak dan Keluarga
105. Lembaga Muslimah WI
106. Lembaga Pengkajian Keadilan dan Demokrasi Indonesia
107. Lentera Insan CDEC 108. Majelis Al Kauny
108. Majelis Al Kauny109. Majelis Dakwah Islamiyah
110. Majelis Ilmu Al Jannah Bank Indonesia
111. Majelis Ilmu Inayah Cikini Jakarta
112. Majelis Iman Islam (MANIS)
113. Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).
114. Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PWM Sulawesi Selatan
115. Majelis Ta’lim Tsabitah Rabbaniyah
116. Majelis Tabligh Muhammadiyah
117. MAPADI (Majelis Pesantren dan Dirosat Islamiah)
118. Masyarakat TV Sehat
119. MIUMI-DKI
120. Muslim Glows
121. Muslimah Center Universitas Diponegoro (MCt Undip)
122. Muslimah Matlaul Anwar (MUSMA)
123. Muslimat Al Wasliyah
124. Muslimat Hidayatullah (MUSHIDA)
125. Omah Dakwah
126. Omah Peradaban
127. PB Pelajar Islam Indonesia (PII)
128. PB Perhiimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB PII)
129. PBMA Pengurus Besar Mathla’ul Anwar
130. Penggiat Keluarga (GIGA) Indonesia
131. Perguruan Darul Hikam Bandung
132. Persatuan Islam Istri (PERSISTRI)
133. Persatuan Pencerita Muslim Indonesia (PPMI)
134. Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (Perwati).
135. Persaudaraan Muslimah (Salimah)
136. Persaudaraan Thifan Po Khan Indonesia
137. Pondok Pesantren Al Hasan Bekasi
138. Ponpes TMI Az Ziyadah
139. PP Muslimat DDII
140. Psychology of Cooking
141. Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Indonesia
142. Pusat Bantuan Hukum Dompet Dhuafa
143. Pusat Bioetik Islam dan Hukum Kesehatan Islam (Biohuki) FK UII
144. Pusat Kajian Timteng dan Dunia Islam (PKTTDI) Universitas Muhammadiyah Jakarta
145. Pusat Layanan Prodi Psikologi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe.
146. Pusat Pelayanan Psikologi Terapan UMSIDA
147. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat
148. Pusat Pemberdayaan Keluarga (PPK) F. Psikologi UNDIP
149. PW HIMPAUDI Jabar
150. Rumah Bakat Rumah Gadang
151. Rumah Dakwah Indonesia (RDI)
152. Rumah Dakwah Tangsel
153. Rumah Konseling
154. Sahabat Guru
155. Sahabat Ibu Yogyakarta
156. Sahabat Qur’an “Adz-Dzikri” Bekasi
157. SAMARA Family and Child Care Center
158. SANTRI SIAGA Jakarta
159. Satgas Amar Ma’ruf IPHI
160. Sayangi Anak Indonesia (SAI)
161. School of Master Teacher
162. Sekolah Alam Jatinangor
163. Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa
164. Sekolah Pemikiran Islam
165. Sirah Community Indonesia (SCI)
166. SIT Permata Bunda
167. Social Policy & Human Rights Institute (SOPHIE)
168. Solidaritas Alumni Psikologi (SOLUSI) Universitas Wisnuwardhana Malang
169. SWAT Action (Speaker, Writer, Announcer, Trainer)
170. The Centre for Gender Studies (CGS)
171. Tim Advokasi Rakyat Buta Hukum
172. Ummahatul Mu’minin Indonesia (UMI)
173. Ummat Islam Bersatu (UIB)
174. UNIK.Edu+ Konsultan Psikologi Pendidikan
175. Unit Pelayanan Psikologi UAD
176. Unit Pengembangan Pembinaan Pendidikan Agama islam, Universitas Syiah Kuala (UP3AI UNSYIAH) Aceh
177. Wahdah Islamiyah
178. Wanita GUPPI
179. Wanita Islam (WI)
180. Wanita PUI
181. Wanita Syarikat Islam
182. Women Self Defense of Kopo Ryu (WSDK)
183. Wonosobo Mengajar
184. Yayasan Askar Kauny
185. Yayasan Darul Hikam Bandung
186. Yayasan Hanna Tsabita
187. Yayasan Harum Bunga
188. Yayasan Ibu Harapan Indonesia
189. Yayasan IHAQI Indonesia
190. Yayasan Investa Cendekia Amanah (ICA)
191. Yayasan IQAMA
192. Yayasan Keluarga Semut
193. Yayasan Kita Dan Buah Hati (YKBH) Indonesia
194. Yayasan Maslahat Insani
195. Yayasan Peduli Sahabat
196. Yayasan Pembina Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (YPM Salman ITB)
197. Yayasan Perempuan, Anak dan Keluarga (PERAK)
198. Yayasan Pusat Pemberdayaan Keluarga
199. Yayasan Rumah Ibu Indonesia
200. Yayasan Said Na’um
201. Yayasan Wihdatul Muslimat
202. Young Islamic Leader (YILEAD)
203. YPPU Al-Athiyah Al-Khoiriyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here